Sunday, September 5, 2010

WELCOME BACK ME


Hello new life, new season




Some donuts, little cupcakes



XOXO,








BEAUTIFUL STRESS


Setiap orang ingin menjadi pahlawan dalam kisah hidupnya.
Dan siapa pun yang menolak hal ini adalah biasanya pribadi baik
yang impian-impiannya tersiksa oleh kenyataan-kenyataan yang tidak ramah.


Kehidupan dan keberhasilan seharusnya tidak sesulit ini, tetapi kitalah yang biasanya menjadikannya rumit dan pelik, dengan melakukan yang seharusnya tidak kita lakukan, dan tidak melakukan yang seharusnya kita lakukan.

Untuk alasan yang tidak jelas, kita memilih untuk tidak segera menyelesaikan masalah – saat masalah itu masih mudah untuk diselesaikan. Kita menunggu sampai masalah yang sesederhana apa pun, tumbuh menjadi lebih kuat daripada semua kemampuan dan kesabaran kita.

Sehingga, mungkin aman jika kita simpulkan bahwa kitalah yang lebih berperan mengundang masalah yang tidak menghebatkan kehidupan - sebagai sumber stress yang menyiksa.

Maka, jika kita harus stress, sebaiknya kita stress karena keinginan untuk mencapai hak menjadi pribadi yang sejahtera, yang damai, dan yang bernilai bagi sesama. Dan sama sekali bukan stress karena ongkos kehidupan kita menjadi lebih besar daripada kemampuan kita untuk membiayainya.

Zona Ikhlas

Jika mereka memperhatikan,
jika kita memperhatikan,
jika jiwa ini memperhatikan …

Ikhlas adalah seutuhnya menerima Tuhan dengan semua kebenaran-Nya.

Kebenaran Tuhan adalah untuk kemuliaan kita, dalam kehidupan di dunia dan dalam kehidupan setelah kehidupan ini.

Maka, ….

Jiwa yang menerima Tuhan dengan seutuhnya sebagai pemimpin kehidupannya, akan dibenarkan kehidupannya dengan cara-cara yang indah.

Tetapi jiwa yang pelik dan ketil berhitung dalam keputusan yang tarik-ulur dalam menjadikan Tuhan sebagai pemimpin kehidupannya,
dan kadang-kadang mencoba perhitungan akal-akalan untuk menyiasati kewenangan Tuhan mengenai nasibnya,
akan tetap dibenarkan kehidupannya – tetapi dengan cara-cara yang tidak akan disukainya.

Sesungguhnya, …

Keikhlasan adalah gerbang keemasan yang memisahkan kehidupan yang bebannya harus kita pikul sendiri dan kehidupan yang bebannya dipukul bersama Tuhan.

Dengannya, inilah jawaban bagi dia yang bertanya,

Apakah ikhlas itu?

Ikhlas adalah seutuhnya menerima Tuhan dengan semua kebenaran-Nya.

Bagaimana caranya untuk ikhlas?

Terimalah Tuhan dengan seutuhnya, bersama semua kebenaran-Nya.

Tetapi mengapakah ikhlas itu sulit?

Karena engkau memilih mempertahankan kebiasaan dan kesenangan mu yang tak akan memperkuat dan memuliakanmu, daripada memilih pikiran, sikap, dan perilaku yang ditetapkan oleh Tuhan sebagai jalan lurus menuju kedamaian dan kesejahteraanmu.

Apakah jaminannya bahwa hidup saya akan baik, jika saya ikhlas?

Tidak ada jaminan untuk keikhlasan, karena jaminan itu tidak diperlukan.
Yang ada adalah bukti, bahwa kurangnya keikhlasanmu telah melemahkan hidupmu.
Apakah kegelisahan hatimu tidak cukup menjadi bukti bahwa tidak ada kedamaian di luar keikhlasan?

………..


Dan sesungguhnya kita diberikan berpikir,

untuk memilih yang memuliakan kita tanpa harus diperingatkan dengan rasa malu,
untuk mendahulukan yang harus dilakukan, kemampuan
untuk meninggalkan yang tidak memuliakan,
untuk melakukan yang mudah saat ia masih mudah,
untuk memulai karena harus selesai,
dan untuk mencintai kebaikan karena hanya kebaikan yang membaikkan.

Talk less

kata diam menyadarkan bahwa semuanya begitu mahal

kita tidak mudah untuk diam bukan?

tidak mudah untuk merapatkan sedikit komentar yg mungkin nonsense yg ditujukan ke org banyak

tapi kalau kita tidak lah bersuara semua terlihat seperti penginjakan?

not fair?

Saturday, September 4, 2010

"Bisa kamu jelaskan 15 prinsip manajemen secara general?"
Tersentak. bingung. mengantuk setengah mati.
Hanya itu yang terngiang apa yg terjadi dikelas tadi.
Ini sudah 5 kali tegukan milo kaleng di kantin.
Bunyi bell istirahat pun sudah berlalu kurang lebih 15 menit yg lalu.

Aku masih disini
di bangku kayu kantin sekolah
hanya beberapa mbak yg ngejual pecel ayam lagi ngegoreng ayam
kali ini sudah tegukan ke sepuluh.

Usai.

Dikamar cuma ngelihatin screen handphone berharap ada satu atau dua message yang datang.
tapi, nothing.

Hidupnya dihancurkannya demi lelaki yang sebenarnya tidaklah pantas untuknya. yang meninggalkan dia begitu saja disaat dia

Sabar itu sibuk

Orang yang menyesal, sakit hati, atau tersiksa
tetapi segera bekerja keras setelah berdoa
lebih mudah mencapai kedamaian
daripada orang yang hanya meleleh
dalam ratapan dan keluhan
tetapi tidak melakukan apa pun
untuk mencegah terjadinya masalah yang sama.

Ingatlah, semua penderitaan adalah
pemberitahuan untuk memperkuat diri,
seperti semua kesenangan adalah
pemberitahuan untuk berhati-hati.

Cinta memilihmu karena engkau berbakat tuk membangun kehidupan yang hebat.

Tetapi bakat itu tak kan kau gunakan tuk melampaui keraguan dan batasan pikiranmu, jika engkau tak dibutakan dari perasaan, pikiran, dan kenyataan yang selama ini membatasimu.

Cinta membebaskanmu untuk menjadi dirimu yang terbaik.

Sehingga sesungguhnya, yang terpenting dalam mencintai adalah dirimu, bukan orang yang kau cintai.

Ooh ... cintamu diabaikan?

Engkau patah hati dan merasa dunia tak berarti lagi.

Kemudian kau kasihani dirimu dengan ratapan dan air mata, kau rusak kesehatanmu sendiri, yang menjadikanmu tak menarik bagi calon kekasih baru yang lebih baik dan memuliakanmu.

Apa yang membuatmu demikian yakin bahwa tak ada orang lebih baik daripada dia yang telah menyepelekan cintamu?

ENGKAU BERHAK MENDAPATKAN YANG LEBIH BAIK.

You know what,

Kesabaran adalah pengertian baik yang mengutuhkan doa, tindakan, dan penantianmu.

Sabar itu sibuk.

Engkau yang sibuk belajar dan bekerja, tak akan sempat memikirkan kesabaran.

Dan Tuhan melihatmu dengan haru, karena dalam penantianmu engkau menyibukkan dirimu dalam pergaulan dan pekerjaan yang berguna.

Wahai jiwa yang damai,

KESABARANMU adalah tanda keikhlasanmu dalam menerima kepastian janji Tuhan.


Sunday, December 6, 2009

Melodramatical - La Tahzan

Wahai umat manusia sekalian, hai org yang bosan akan kehidupan, yang hari-harinya sempit, dan jalan nafasnya tersumbat, disana ada kemenangan yang nyata, pertolongan yang semakin dekat, jalan keluar dari kesempitan, dan kemudahan setelah kesulitan.

Disekitar kamu ada hal-hal kecil yang tersembunyi. Ada cita-cita yang indah, ada masa depan yang menjanjikan, dan ada janji yang pasti.

'(Sebagai) janji yang sebenar-benarnya dari Allah. Allah tdk akan menyalahi janjiNya...' (Ar-Rum: 6)

Sesungguhnya kesempitan yang kamu rasakan ada jalan keluarnya. Dalam cobaan yang kamu hadapi ada perkara yang akan menyelamatkan kamu dari cobaan itu sendiri. Justru, dlm hal" yg kamu tdk suka ada kenikmatan dan kebaikan.

Sudah saatnya kamu mengganti keraguan dengan keyakinan, penyelewengan hati dg kebenaran, ketidaklurusan pikiran dengan hidayah-Nya, dan ketidaklurusan jalan dengan petunjuk.
Sudah saatnya kamu menyingkap kegelapan dengan fajar shidiq, mengganti harapan pahit dengan keikhlasan yang manis, dan gelap dengan cahaya yang menerangi segala kebohongan.

Bagi yg harinya ditimpa kesedihan, melangkah dengan perlahan, di ufuk sana telah tersedia jalan keluar yang akan memberikan keringanan.
Bagi yg matanya selalu digenangi air mata, hentikan aliran air mata itu.

Tenanglah, karna kamu berhak mendapatkan perlindungan dari yang menciptakan kamu dg kebijaksanaan-Nya.
Tenanglah, qada' telah selesai, kebijaksanaan telah dirumuskan, rintangan perlahan pasti dihilangkan, dan pahala tetap bagi orang yang ikhlas menghadapi semuanya.
Tenanglah, karna kamu berurusan dg Yang Berkuasa atas urusanNya dan Yang Maha Bijaksana atas hambaNya.
Tenanglah, karna akhir dari perjalanan itu ada kebaikan, hasilnya adalah kemenangan dan penutupnya ada kemuliaan.
Tenanglah, setelah kefakiran ada kekayaan hati, setelah perpisahan ada pertemuan kembali, setelah pertengkaran ada kerukunan, setelah terputus akan tersambung kembali dan yang sabarlah yang akan menang.

Mata sudah sangat letih dan Dalam zikirku terjawab : Karena malam yang gelap pasti berlalu, fajar subuh akan menyambutmu, dan belenggu pasti akan segera patah.

When logic is above everything, there's no way to feel. We do need logically thinking than a melodramatic feeling.


Utary Asmelia Haridinata